Relawan Jokowi Anggap Hasil Musra XI Lampung Cacat Hukum Karena Manual, Bertentangan Dengan Panitia Pusat

Bagikan postingan

Lampung, rilisfakta.com – Terkait hasil Musra XI Propinsi Lampung ternyata menyisakan persoalan pro dan kontra dikalangan relawan Jokowi di Lampung.

Adanya pihak yang begitu ngotot melakukan pemilihan dengan penghitungan manual dan E Voting yang di sepakati oleh Panitia Pusat Panel Barus sekaligus Ketua Panitia Nasional Musra.

Seperti diketahui Faisol Sanjaya selaku ketua panitia Musra XI dan pengarah Abu Hasan tetap berkeinginan melakukan penghitungan manual dilakukan saat itu juga.

Padahal ketua panitia nasional panel barus sampai melakukan aksi Walk Out karena tidak sepakat dengan penghitungan manual.

Berdasarkan instruksi pusat bahwa yang berlaku dan sesuai aturan adalah penghitungan secara E Voting, sehingga karena daerah buat aturan tersendiri yang melawan kebijakan pusat maka saya menolak penghitungan manual dan melakukan aksi Walk Out ,” ujar Panel Barus saat itu

Sementara Rasyid Azis, Jumat 23 Desember 2022, saat dikonfirmasi dirinya selaku komite pengarah Musra XI dirinya sudah mengingatkan saudara Faisal Sanjaya Ketua Panitia Musra agar mengikuti peraturan dari pusat.

Saat itu saya sudah mengingatkan saudara Faisal Sanjaya agar mengikuti saja perintah pusat, namun tidak diindahkan. Akhirnya dari pusat pak Panel Barus Walk Out, karena tidak sepakat dengan Musra XI Lampung yang membuat peraturan sendiri bertentangan dengan pusat, ” ujar Rasyid Azis.

Rasyid Azis yang juga selaku ketua Relawan Buruh Sahabat Jokowi yang dikenal sangat dekat dengan Komisaris Utama PT TBK PP Andi Gani Nenawea, mendukung panitia pusat yang menolak hasil penghitungan karena tidak sesuai peraturan yang menjadi acuan Musra.

Saya selalu salah satu Relawan Jokowi di Lampung mendukung Panitia Pusat pak Panel Barus untuk melakukan penghitungan secara E Voting, karena sudah menjadi kesepakatan dan dilakukan oleh Musra Musra sebelumnya dibeberapa daerah lain,” Tandas Rasyid Aziz.

Pernyataan Rasyid juga di sepakati oleh relawan Jokowi lainnya yakni Projo .
Ketua Projo Lampung Tengah Julian Kunto sepakat dengan penghitungan suara secara E Voting sehingga dia mendukung langkah Panel Barus dari Panitia Musra Pusat.

Penghitungan manual acara Musra XI dapat dikategorikan cacad hukum karena melawan kebijakan dan peraturan panitia pusat Musra yang hanya memperbolehkan Musra dilakukan secara E Voting, seperti Musra di daerah lainnya,”ย ujar Julian Kotto.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button