Peresmian Sanggar Seni Budaya Angon Saka Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau Lampung Barat.

Bagikan postingan





Lampung Barat, rilis fakta.com – Pemerintah Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, kabupaten Lampung Barat, melaksanakan khataman (Tamatan) Bedikikh, bersama Sanggar Angon Saka, Rabu (30/11/2022)

Acara khtaman (Tamatan) Bedikikh yang dilakukan bersamaan dengan acara arak-arakan seperti mengharak pengantin (Beharak) pengantin ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) pekon setempat yang di hadiri oleh peratin Agung imam Prasetyo, jajaran aparat pekon, Tokoh Agama, Masyarakat dan sanggar “Angon Saka.

Bidiker yang merupakan salah satu budaya masyarakat Lampung Barat yang sering digunakan dalam kegiatan Beharak (arak – arakan) saat mengiringi pengantin, sedangkan beharak dalam masyarakat Lampung berarti iring-iringan pengantin atau mengiringi penagntin dari suatu tempat, ketempat lain, beharak biasanya dilakukan saat acara pernikahan dimana pengantin pria dan wanita di arak dai rumah menuju tempat dilangsungkannya acara.

Selain dilaksanakan arak-arakan juga ditampilkan salah satu kesenian tradisional yaitu pencak silat Lampung.

Selain itu Agung juga menyampaikan sebuah Pantun, Kalau kita makan Durian Ketan, jangan lupa untuk cuci tangan,kalau kita mau acara hajatan jangan lupa sama arakan Angon Saka Pampangan

Setelah pelaksanaan Tamat Beharak, Peratin Agung Imam Prasetyo mengukuhkan sanggar Angon Saka pekon pampangan.

Selanjutnya Agung mengapresiasi sanggar Angon Saka, Sanggar Angon ini harus menjadi perhatian serius pemerintah pekon.” Mari kita jaga tradisi budaya dan seni berbalut nilai religius Islam ini tanpa meninggalkan budaya lokal, saya juga berterima kasih kepada masyarakat yang Mengapresiasi acara sanggar Angon Saka ini,” pungkasnya
( Zuhri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button