Kuali Goreng Ikan, Hantarkan Hi.Sapri Owner Ratu Luwak Pada Kesuksesan

Bagikan postingan

Lampung Barat.Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan komponen penting untuk pemulihan ekonomi nasional. Tak hanya itu, UKM juga memiliki peran akibat tingginya tren kenaikan permintaan yang belum mampu dipenuhi para pemasok dimasa pandemi.

Keberhasilan UKM bertransformasi di masa pandemi bisa menjadi modal awal yang penting untuk membawa mereka naik kelas, ke level yang lebih tinggi, dan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi yang sedang digalakkan di negeri ini.

Kabupaten Lampung Barat salah satu kabupaten yang sangat mendukung berkembangnya UKM, karena di masa pandemi UKM mampu bertahan serta penggerak ekonomi rakyat

Hi.Sapri salah satu pelaku UKM yang bergerak di bidang industri bubuk kopi dengan Brand “Ratu Luwak” patut menjadi contoh bagi kita akan keberhasilanya saat ini, perjuangan tekat dan semangatnya luar biasa.

Saat menerima kunjungan di kediamannya, kepada awak media Traznews.com Hi. Sapri menjelaskan.

Awal merintis usaha saya bermodalkan Rp 300.000,00(tiga ratus ribu rupiah)
dimana waktu itu semua modal terkuras ke tanaman.

“Ahir tahun 2007 saya mengumpulkan bijih kopi luwak dari masyarakat sebanyak 2 Kg , selanjutnya saya simpen untuk diproses menjadi bubuk kopi” ujarnya.

Dari keuntungan awal yang sangat menggiurkan ahirnya saya mulai membuat proses pengandangan musang.

“Kita kepinginya kalau permintaan pasar banyak kita dapat dari mana kalau tidak mengandangkan, kalau membeli dari masyarakat yang didapatkan dari musang liar jelas sedikit karena tidak mesti di dapat waktu itu” lanjutnya sembari menikmati secangkir kopi robusta Lampung barat Jum,at (19/08).

Ia mengatakan ,Untuk pembinaan waktu itu belum ada mungkin hanya di ajak pameran dan semua di lakukan serba otodidag, berbeda dengan sekarang hampir 3 tahun ini campur tangan pemerintah daerah kabupaten Lampung barat sangat luar biasa terhadap para pelaku UKM.

“Dulu pertama goreng pakai kuali goreng ikan ,selanjutnya merembet ke kereweng untuk mencari cita rasa yang bagus bahkan sampai ratusan kereweng saya beli” kata Hi.Sapri

Selanjutnya Untuk penjualan Hi. Sapri menyasar Pasaran lokal khususnya Lampung produksi terbesar adalah Premium, Petik Merah,Dan Organik, ketiganya di minati pasar serta harga terjangkau.

“Kita kuatkan akarnya dulu di kampung halaman kabupaten kita, dan provinsi kita”.tuturnya

Dalam per harinya UKM Ratu Luwak mampu memproduksi 100 Pack kemasan 250 gram dengan tenaga kerja memberdayakan masyarakat sekitar

Hi. Sapri berharap Pemerintah perlu mendukung sekuat kuatnya berkembangnya UKM di Lampung barat karena UKM salah satu Garda terdepan perekonomian masyarakat.

“Kita harus mampu menciptakan lapangan kerja, bagaimana kita bisa menjemput peluang, semua usaha butuh ketekunan keuletan,kesabaran, yang mungkin jadi mungkin yang gak ada jadi ada” ucapnya Hi.Sapri.

Dari usaha Ratu Luwak tersebut Hi.Sapri merasa bersyukur mampu membiayai pendidikan anak anak saya di fakultas kedokteran dan Geofisika, “Aman lah dunia ini ” tutupnya.

(Pm/Sam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button