Dinilai Tak Tepat Sasaran Ketua Lsm Tekad Akan Surati Dinas Terkait Dalam Waktu Dekat.

Bagikan postingan


Lampung barat rilis fakta.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2022 atau lebih dikenal dengan sebutan bantuan bedah rumah, di pekon bumi agung Kecamatan belalau, Kabupaten Lampung barat, dinilai kurang tepat sasaran. Pasalnya, dari sekian banyak penerima bantuan bedah rumah

Informasi terhimpun, awak media k dan LSM turun kelapangan mendapatkan informasi bahwa aparatur pekon tersebut hampir semua aparatur dan saudara peratin dapat semua pak ” kata seseorang yang tidak mau dipublikasikan namanya

Berdasarkan penelusuran Ternyata benar  temuan di lapangan hasil investigasi LSM TEkAD dan beberapa wartawan, menemukan terdapat perangkat pekon lainnya yang mendapat bantuan bedah rumah tersebut, salah satunya, menjabat sebagai pemangku.

Tidak hanya itu, selain kepala desa awak media dan LSM TEKAD juga mendapati, jika bantuan bedah rumah tersebut ada beberapa dari aparat desa yang juga ikut mendapatkan bantuan BSPS, Hal ini diketahui berdasarkan hasil wawancara awak media dengan salah satu warga sekitar.
” Zohari ketua LSM TEKAD dalam waktu Dekat akan membuat laporan ke pada aparat penegak hukum (aph) untuk turun langsung mengecek ke lapangan karena ” diduga ada korupsi dalam bantuan bedah rumah tersebut” ungkapnya 

Masih lanjut zohari , banyak yang menjadi kejanggalan satu dusun tidak mendapatkan bedah rumah hal itu karena di tolak oleh pemangku nya “Ya saya tolak dari pada bikin kisruh saya pusing pak karena setelah saya lihat daftar nama yang dapat tidak satu pun yang tepat , semua orang kaya bahkan pensiunan PNS dasar itulah saya menolaknya karena Dari awal saya bertanya kependamping kecamatan apakah ini tidak bisa di pindah ke orang yang bener bener layak menerima, tidak bisa di pindah kata pendamping” ujarnya.

Lalu timbul lah pertanyaan kemana dana untuk 8 rurmah tersebut?…                          Apakah kembali’kekas negara?….              Untuk itu kami sebagai sosial kontrol dalam hal ini LSM dan wartawan ada menyurati Dinas terkait dan aparat penegak hukum agar dapat turun langsung guna mengusut tuntas kasus ini, sampai berita ini di turunkan pratin pekon tersebut tidak bisa di temui dan dihubungi” tutupnya.( Zhr)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button