Aksi Bersih Sungai 200 Mahasiswa Teknik Mesin UNEJ bersama Masyarakat Pancakarya Ajung Jember

Bagikan postingan

Jember, Rilisfakta.com- 13 November 2022 dalam rangka pengabdian masyarakat, sekitar 200 mahasiswa fakuktas teknik mesin Universitas Negeri Jember ( UNEJ ) mengadakan gerakan aksi bersih sungai Kali Ajung yang ada di dusun Kresek Desa Pancakarya. Kegiatan aksi bersih sampah di DAS Kali Ajung didukung oleh perangkat desa Pancakarya, RT RW dan juga dari OPD Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember serta Dinas Lingkungan Hidup.

Ir. Mukh Agus Salim, Kepala Desa Pancakarya dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa fakultas teknik mesin UNEJ yang peduli terhadap permasalahan kebersihan dan sampah yang ada di Desa Pancakarya dengan melakukan aksi bersih sampah di DAS Kali Ajung.

Kehidupan sehat dan bersih sangatlah penting untuk menjadi budaya masyarakat dengan mengelola sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Untuk itulah perlunya pengelolaan sampah yang ada di Desa Pancakarya,” Ungkap Agus Salim.

Sementara itu Babinsa Pancakarya, Kopral Alif April Hidayat menyampaikan kebanggaannya kepada generasi muda terutama mahasiswa yang sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan kebersihan sampah.

Masyarakat sudah selayaknya mendukung apa yang dilakukan oleh mahasiswa dalam aksi bersih sungai ini agar sungai bersih sesuai program pemerintah yaitu Prokasi ( Program Kali Bersih). Tanpa adanya gerakan aksi bersih sampah yang dilakukan mahasiswa seharusnya masyarakat sadar akan bahaya besar sampah bila dibuang sembarangan yaitu adanya bahaya banjir,” Ungkap Alif April Hidayat.

Andi Hermanto perwakilan mahasiswa Fakultas Teknik Mesin UNEJ menyampaikan bahwa kegiatan aksi bersih sungai ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masalah lingkungan terutama sampah.

Kami prihatin melihat kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah dengan membuang sampah dipinggiran daerah aliran sungai yang mana sampah ini akan menjadi masalah besar di daerah hilir terutama bahaya banjir. Seharusnya sampah yang ada dikelola dengan benar karena sejatinya sampah apabila dikelola akan menghasilkan uang dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” Pungkas Andi Hermanto. (Lukman Hakim)

Kabiro : Catur Teguh Wiyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button